Categories
Uncategorized

Sejarah Sajadah, Yuk Pelajari Bersama!

sejarah sajadah

Sejarah Sajadah – mengenali sajadah dan mempelajari sejarah beserta filosofinya menurut saya cukup bermanfaat. Kata sajadah sendiri berasal dari bahasa arab yang terbentuk dari akar kata ‘sajada’. Yang memiliki arti sebagai ‘masjed’ atau ‘masjid’ dan ‘sujud’. Kemudian untuk sejarah sajadah sendiri pada awalnya merupakan satu jenis karpet yang diproduksi didaerah Asia Tengah sama Asia Barat.

Kita telah mengetahui sejak dini bahwa kaum Muslimin beribadah kepada Allah dengan tata cara yang telah di syariatkan. Dan salah satu syarat dari peribadatan kaum Muslimin adalah terjaganya kesucian dan kebersihan. Tidak dipungkiri bahwa kebersihan juga diperlukan untuk tempatnya. Nah, untuk tempat inilah nantinya diperlukan karpet, permadani atau sajadah.

Sejarah sajadah sendiri nantinya juga tidak terlepas dari karpet masjid yang besar dan panjang itu. Dan juga akan berkaitan pula dengan permadani. Untuk sajadah sendiri biasanya tergambar dibenak kita potongan kecil kain. Yang biasa kita gunakan sendiri atau yang sering dipakai ditempat imam.

Sejarah sajadah mengandung filosofi

Tentu berbagai simbol keagaaman yang tergambar pada sajadah, ataupun karpet dan permadani masjid. Masing – masing motif memiliki makna yang filosofis terkandung dalam sajadah. Semisal, lampu masjid pada sajadah mengandung pengertian untuk mengingatkan cahaya Islam itu terang benderang. Dan sudah terjamin kepastian kebenaranya.

Kemudian contoh lagi, sisir yang tergambar di sajadah mengandung pengertian untuk menyisir rambut. Selain untuk menyisir rambut juga mengingatkan kepada para Muslim dewasa yang sudah memiliki janggut. Untuk selalu disisir dan dirapikan saat mau mendirikan shalat. Jadi sisir mengingatkan kita bahwa shalat itu harus berpenampilan rapi.

Kemudian cuntoh berikutnya adalah kendi air yang tergambar dalam sajadah. Itu memiliki pengertian bahwa sebelum mendirikan shalat harus berwudhu terlebih dahulu. Sebab berwudhu merupakan salah satu syarat untuk terjalanya peribadatan kaum Muslimin.

Ada juga motif yang berupa gambar tangan. Tetapi ini pernah dijumpai pada kedua sisi mihrab, mungkin ada juga yang didepan. Gambar tangan ini memiliki pengertian bahwa ketika kita sedang shalat. Maka posisi tangan harus bersedekap didepan badan. Baik itu nanti pas di ulu hati, atau dhadha. Dan posisi tangan kiri berada dibawah tangan kanan.

Baca juga : Cara Memotong Karpet Masjid Dengan Mudah

Sejarah sajadah karpet dari Seberia

Untuk sejarah sajadah sudah sedikit kita singgung diatas ya. Maka izinkan saya untuk menambahkan sedikit terkait sejarah sajadah. Yang sedikit ini adalah berkaitan dengan karpet tertua didunia. Karpet tertua ini masih ada sampai sekarang. Bahkan eksistensinya masih bisa kita lihat.

Karpet tertua ini ditemukan disebuah  makam Skit. Di Seberia pada tahun 1940 – an. Karpet tertua ini sering disebut oleh orang banyak dengan nama Pazyryk. Untuk karpet tertua  Pazyryk yang berasal dari Seberia ini. Memiliki umur kurang lebih mencapai 2000 tahun.

Sejarah sajadah karpet Bagger

Karpet Bagger atau dari bahasa inggris bertuliskan ‘Carpet Bagger’ adalah istilah kasar. Istilah ini ditujukan untuk orang – orang yang pernah melakukan peperangan di Amerika. Sematan istilah ini ditujukan kepada orang – orang yang berada diwilayah utara. Yang selalu membawa perlengkapanya didalam tas. Dan tas inilah yang terbuat dari karpet, atau terbuat dari bahan dasar yang juga untuk membuat karpet.

Baca juga : Tips Memilih Karpet Masjid Berkualitas

Fakta seputar sejarah karpet

Selain sajadah memiliki akar kata atau kata dasar. Ternyata karpet juga memiliki arti kata sendiri. Bedanya akar kata sajadah berasal dari bahasa arab, yaitu ‘sajada’. Sedangkan akar kata karpet tidak berasal dari bahasa arab. Melainkan akar kata karpet berasal dari bahasa latin.

Nah, kata ‘karpet’ sendiri berasal dari bahasa latin, yakni ‘carpere’. Dan carpere sendiri memiliki arti ‘mencabut’. Kenapa kata ‘karpet’ berasal dari bahasa latin ‘carpere’ yang memiliki arti mencabut?. Karena pada umumnya dalam membuat karpet diperlukan aktivitas menabut. Mencabut apa? Mencabut serat, baik itu serat dari bulu domba, serat wol. Ataupun serat dari kepompong sutra. Dan serat – serat dari bahan alami yang lainya.

Kemudian untuk fakta sejarah seputar karpet selanjutnya adalah asal munculnya karpet. Dari beberapa literatur yang ada menjelaskan bahwa awal mula karpet berasal dari Negara Italia. Karpet sendiri juga dikenal dengan nama lain sebagai ambal atau permadani. Tetapi kita juga mengetahui bersama dengan luar biasanya perkembangan teknologi saat ini.

Sampai – sampai kita mudah mengakses berbagai informasi dari manapun dan kapanpu kita mau. Kita mengetahui bersama bahwa Negara pengekspor sajadah dan karpet masjid terbesar didunia adalah Turki. Ya, Negara Turki menjadi eksportir karpet dan sajadah terbesar didunia. Begitu juga ketenaran motifnya yang khas corak budaya Turki.

Baca juga : Perbedaan Karpet Masjid Berkualitas

Sejarah sajadah, apakah ada sejak zaman Nabi?

Sebagaimana yang sudah kita bahas terkait sejarah sajadah diawal tulisan. Mungkin ada beberapa diantara kita yang muncul pertanyaan. Apakah dulu Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam juga menggunakan karpet?. Pertanyaan ini mungkin sepintas terdengan biasa, tetapi cukup menarik kita bahas.

Jadi sependenk pengetahuan penulis, bahwa Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Dahulu saat mendirikan shalat alas Beliau bukanlah karpet. Melainkan dari sepotong pelepah kurma. Dan masjid Nabawi dulu masih belum ada keramiknya. Alasnya langsung tanah atau pasir.

Wallahu A’lam…[].

Ditulis oleh Adam Ghazi

(pusatkarpetsajadah.com)

One reply on “Sejarah Sajadah, Yuk Pelajari Bersama!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *