Categories
Uncategorized

Cara Memotong Karpet Masjid Dengan Mudah

cara memotong karpet masjid

Cara memotong karpet masjid – Pernahkan Antum selaku takmir ataupun jamaah masjid setempat, memotong karpet sendiri?. Jiklaupun belum alangkah bermanfaatnya lagi Antum membaca artikel “Cara Memotong Karpet Masjid” ini. Semoga mampu memberikan teladan dan mudah untuk di aplikasikan. Selamat membaca, selamat mencoba.

Sebelum saya menuliskan beberapa cara memotong karpet masjid. Izinkan saya untuk mengucap syukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah Dia berikan kepada saya sampai detik ini sehingga bisa menuliskan artikel ini. Alhamdulillahi Rabbil’alamin.

Tak lupa shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan tercinta kita. Sang Revolusioner dunia, Baginda Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallama. Dan doa – doa terbaik untuk keluarga, dan para Sahabat Beliau ajma’in. semoga kelak kita mampu mendapatkan syafa’at Beliau. Aamiin, aamiin, aamiin, ya Rabbal’alamin.

Cara memotong karpet masjid menggunakan gerinda

Mungkin saja diantara kita masih ada yang belum pernah atau bahkan belum tahu. Bagaimana sih caranya memotong karpet?. Jangankan cara memotongnya, melihat memotong karpet pun masih ada kog yang belum pernah. Hehehe. Benar atau betul?

Untuk yang pertama saya tuliskan cara memotong karpet dengan gerinda. Bukan berarti saya menaruh ‘cara memotong karpet dengan gerinda’ ini paten ya. Atau harus didahulukan dari cara yang lain. Tidak, bukan seperti itu. Ini hanya saja memudahkan saya dalam menulisnya.

Mungkin masih ada diantara kita yang bertanya – tanya lagi, bukankah gerinda itu untuk memotong alas lantai biasa? Bukan semacam karpet masjid?. Dan pertanyaan senada lainya. Memang benar gerinda itu biasanya untuk memotong kain atau alas laintai biasa. Tetapi sebenarnya alat itu memiliki kegunaan juga untuk memotong karpet masjid. Bukankah antara kain atau alas lantai dengan karpet masjid sama – sama alas?.

Baca juga : Perbedaan Karpet Masjid Berkualitas

Cara ke dua memotong masjid menggunakan cutter

Untuk memotong karpet masjid bisa juga menggunakan cutter. Tetapi saya sarankan untuk memotog menggunakan cutter ini jangan terlalu panjang kegunaanya. Maksudnya cutter ini kita gunakan untuk memotong bagian – bagian karpet yang tidak terlalu panjang. Semisal untuk memotong karpet dibagian – bagian tertentu. Seperti di siku – siku masjid atau bentuk lingkaran untuk menyesuaikan dengan penyangga bangunan masjid.

Bisa juga nanti untuk memotong karpet saat menyesuaikan siku atau bentuk mimbar masjid. Atau digunakan saat memotong sebagian karpot untuk ditaruh ditempat imam. Pada intinya cutter digunakan untuk memotong karpet dengan jangka panjang yang rendah. Mengingat cutter hanya berukuran kecil atau sedang. Nanti dikhawatirkan kurang efektif untuk memotong karpet dengan jangka panjang tinggi.

Jangan lupa penggaris

Untuk cara memotong karpet masjid ini tentu juga memerlukaan alat supaya tidak melenceng potonganya dari yang diharapkan. Atau dari ukuran yang sesuai dengan ukuran ruangan masjid. Untuk alat yang satu ini adalah penggaris ya Teman – teman. Tetapi ingat, penggarisnya bukan seperti penggaris yang kita gunakan sewaktu sekolah dulu.

Penggaris ini cukup berukuran besar dan pajang. Kurang lebih mirip seperti penggaris Bapak / Ibu guru kita dulu. Saat Beliau gunakan menggaris di papan tulis. Biasanya pelajaran yang menggunakan penggaris adala pelajaran matematika.. atau pelajaran Seni Bergambar & Kebudayaan (SBK).

Penggaris untuk memotong atau menggarisi karpet saat mau dipotong supaya tidak melenceng dari ukuran yang telah ditentukan. Bisa kita gunakan penggaris yang dari kayu ataupun yang dari besi (mirip – mirip dengan pengaris besi yang kita gunakan sewaktu sekolah dulu). Kedua itu bisa kita gunakan untuk menggaris karpet. Sesuaikan dengan keadaan aja dan keinginan kita.

Baca juga : Kenapa Masjid Sepi, Apa Alasanya?

Selain penggaris juga bisa dengan meteran

Cara memotong karpet masjid selain menggunakan penggaris juga bisa dengan meteran. Sebenarnya kegunaan meteran ini sama dengan penggaris, yaitu untuk mengukur kelurusan karpet. Tetapi untuk meteran bisa langsung berjangka panjang. Tidak seperti penggaris, yang hanya terbatas dengan ukuran yang segitu. Tetapi kembali juga kepada kebutuhan masing – masing.

Sebenarnya masing – masing alat lurus ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing – masing. Untuk penggaris sendiri keunggulanya ada di karakternya tidak bengkok – bengkok saat digunakan. Sedangkan untuk meteran bisa berkelok – kelok saat digunakan untuk mengukur. Tetapi keunggulanya berada dijangka panjangnya saat digunakan untuk mengukur.

Kalau saya sendiri memandang kedua alat tersebut cukup menarik untuk digabungkan. Maksutnya begini, saat kita mau memotong karpet masjid kita siapkan keduanya. Yang satu digunakan untuk menggarisi jangka pendek. Dan yang satunya lagi untuk mengarisi jangka lebih panjang. Itu lebih power full menurut saya.

Baca juga : Jual Karpet Masjid Polos Gunung Kidul

Memotong karpet masjid membutuhkan ketelatenan dan keterampilan

Sahabat semua, selain alat – alat yang telah saya sebutkan diatas. Tentu ada sifat ketelatenan dan skill atau kemampuan untuk memotongnya. Keterampilan akan tumbuh dan bisa diasah dengan percobaan, latihan, dan pengulangan berulang – ulang. Aslkan kita mau untuk belajar dan mencoba insyaAllah keterampilan kita dapatkan.

Sedangkan untuk ketelatenan kita butuhkan juga saat memotong karpet. Seperti saat karpet masjid susah dipotong. Kita perlu telaten dalam memotongnya, jangan sampai terburu – buru. Nanti hasilnya bisa kurang baik. Dua alat non fisik itu menurut saya juga sangat dibutuhkan dan cukup membantu.

Ditulis oleh Adam Ghazi

(pusatkarpetsajadah.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *